Artikel

Abstrak MPI

ABSTRAK

DEFI JAYANTI, PROSEDUR PENGELOLAAN SUMBER DAYA MANUSIA DI MADRASAH ALIYAH NEGERI SINGKIL KABUPATEN ACEH SINGKIL.

Skripsi, Medan: Fakultas Tarbiyah IAIN Sumatera Utara Medan 2012

 

ABSTRAK

Penelitian ini mendeskripsikan tentang Prosedur Pengelolaan Sumber Daya Manusia Di Madrasah Aliyah Negeri Singkil Kabupaten Aceh Singkil, permasalahan dalam skripsi ini yaitu belum maksimalnya pelaksanaan perencanaan pengelolaan sumber daya manusia di MAN Singkil kemudian perlu adanya tindak lanjut dan perbaikan dari pelaksanaan pengelolaan sumber daya manusia tersebut, sehingga dapat mencapai tujuan yang diinginkan. Penelitian ini dilaksanakan di MAN Singkil Kabupaten Aceh Singki, dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data penelitian diperoleh dengan teknik triangulasi melalui observasi, wawancara dan studi dokumetasi.

Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui:

  1. Prosedur perencanaan pengelolaan guru di MAN Singkil
  2. Tahapan-tahapan dalam proses perencanaan pengelolaan guru di MAN Singkil
  3. Kendala-kendala yang dihadapi dalam proses perencanaan pengelolaan guru di MAN Singkil

Hasil penelitian ini mengungkapkan tiga temuan yaitu:

  1. Prosedur perencanaan pengelolaan guru di MAN Singkil
  2. Tahapan-tahapan dalam proses perencanaan pengelolaan guru di MAN Singkil
  3. Kendala-kendala yang dihadapi dalam proses perencanaan pengelolaan guru di MAN Singkil

Medan, 11 Juli 2012

 

 

 

ABSTRAK

ENGGAR YUNING TYAS. IMPLEMENTASI KEGIATAN KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH SMA DHARMA PATRA PANGKALAN BRANDAN (2012).

Skripsi, Medan : Fakultas Tarbiyah IAIN Sumatra Utara Medan, Medan 2012.

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan “untuk mengetahui secara mendalam tentang aktivitas kepala sekolah beserta jajarannya melakukan perubahan-perubahan sehingga terjadi kemajuan yang signifikan di sekolah tersebut dengan demikiann perlu diketahui beberapa upaya untuk menentukan visi dan misi, kemudian bagaimana strategi untuk membuat perencanaan yang sederhana tetapi dapat dilaksanakan dan bagaimana cara kepala sekolah mengarahkan stafnya (guru dan pegawai) untuk bekerja yang baik sesuai dengan visi – misi yang di tentukan. Penelitian ini di laksanakan di SMA Dharma Patra Pangkalan Brandan.

Temuan penelitian ini sebagai berikut: (1) perencanaan melibatkan semua komponen sekolah dan setiap pendapat dipertimbangkan, dan kepala sekolah memberikan kepercayaan kepada timnya untuk dapat menyusun perencanaan.(2) dalam pelaksanaan adanya pembagian tugas kepada masing-masing wakil kepala sekolah sebagai bidang kerja, (3) pengawasan dilakukan dngan cara rapat rutin dan rapat koordinasi untuk melihat seberapa besar keberhasilan serta hambatan yang terjadi, (4)

 

ABSTRAK

 

PROSES REKRUTMEN TENAGA GURU DI MTs. NURUL  IMAN PALUH SIBAJI KECAMATAN PANTAI LABU, KABUPATEN DELI SERDANG.

Penelitian ini mendeksripsikan tentang bagaimana Proses Rekrutmen Tenaga Guru Di MTs. Nurul Paluh Sibaji Kecamatan Pantai Labu. Dengan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data pada penelitian ini diperoleh dengan teknik tringulasi melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi.

Temuan penelitian ini mengungkapkan bahwa proses rekrutmen tenaga guru di MTs. Nurul Iman Paluh Sibaji Kecamatan Pantai Labu yang dilakukan belum sesuai dengan prosedur baik dari segi : (1). Perencanaan yang dirancang dengan teliti dalam proses rekrutmen tenaga guru, (2). Pembagian tugas yang jelas, teratur, dan terarah yang sesuai dengan pelaksanaan proses rekrutmen tenaga guru, (3). Teknik – teknik yang dilaksanakan dalam proses rekrutmen tenaga guru, (4). Proses rekrutmen tenaga guru yang dilaksanakan, (5). Pengawasan rekrutmen tenaga guru yang dilakukan dengan mengadakan observasi langsung yang diberikan secara tepat waktu sesuai dengan kebutuhan madrasah.

Hasil penelitian ini disimpulkan bahwa proses rekrutmen tenaga guru di MTs. Nurul Paluh Sibaji Kecamatan Pantai Labu belum terlaksana dengan baik dengan pola kerjasama tim yang kurang mendukung tercapainya tujuan proses rekrutmen baik dari segi perencanaannya, pembagian tugas, pelaksanaan teknik – tekniknya, proses pelaksanaannya, dan sistem pengawasannya yang sulit untuk dilaksanakan oleh pihak madrasah tersebut.

Medan, 26 Juli 2012


ABSTRAK

NUR ASIAH PURBA. PROSEDUR INVENTARISASI DAN PENGHAPUSAN SARANA DAN PRASARANA DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI MIN MEDAN MAIMUN (2012)

Skripsi, Medan: Fakultas Tarbiyah IAIN Sumatera Utara Medan, Medan 2012.

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Proses Inventarisasi dan Penghapusan Sarana dan Prasarana dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di MIN Medan Maimun, yang beralokasi di Jl. Pertahanan Dusun V Patumbak, dengan pendekatan penelitian kualitatif. Pengumpulan data penelitian diperoleh dengan teknik triangulasi melalui observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Adapun tujuan penelitian ini ingin mengetahui : (1) Arti dan Tujuan dari Proses Inventarisasi dan Penghapusan Sarana dan Prasarana di MIN Medan Maimun, (2). Proses Inventarisasi Sarana dan Prasarana dalam Meningkatkkan Mutu pendidikan di MIN Medan Maimun, (3). Proses Penghapusan Sarana dan Prasarana dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di MIN Medan Maimun, (4). Peran dan Tanggung Jawab Kepala sekolah, koordinator sarana dan prasarana dan staff lainnya dalam Proses Inventarisasi Sarana dan Prasarana dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan di MIN Medan Maimun.

Temuan Penelitian ini mengungkapkan tiga temuan yaitu: (1) Proses Inventarisasi Sarana dan Prasarana di MIN Medan Maimun, proses inventarisasi sarana dan prasarana berjalan dengan baik. Bermula dari kebutuhan sekolah tersebut hingga dibuat perencanaan kebutuhan, lalu dilakukan pencatatan atau penyusunan daftar barang sekolah selanjutnya dilakukan pengkodean barang sekolah dan terakhir dilakukan pembuatan laporan. (2) Proses Penghapusan Sarana dan Prasarana di MIN Medan Maimun tidak pernah dilakukan dikarenakan pihak sekolah beralasan urusannya rumit dan memakan waktu dan biaya sekolah yang lumayan. (3) peran dan tanggung jawab kepala sekolah, koordinator sarana dan prasarana dan staff lainnya berjalan dengan baik. Masing- masing menjalankan tugas dan tanggung jawabnya dengan tertib, teliti dan disiplin untuk meningkatkan mutu pendidikan.

Medan, 03 Oktober 2012-10-22

 

 

ABSTRAK

RENI WIDIAWATI, MANAJEMEN PEMBELAJARAN DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN DI SMP AL-WASHLIYAH 30 MEDAN (2012)

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Manajemen Pembelajaran Dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan Di SMP Al-Washliyah 30 Medan dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, pengumpulan data penelitian menggunakan metode observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Data penelitian diolah dengan menggunakan analisis data dan model Milles dan Huberman yaitu reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Sumber data pada penelitian ini adalah kepala sekolah, guru-guru, siswa-siswi, dokumen-dokumen yang ada disekolah, dan data-data yang membahas masalah penelitian.

Tujuan penelitian ini adalah ingin mengungkapkan dan mengetahui tentang manajemen pembelajaran yang ada disekolah SMP Al-Washliyah 30 Medan ini  meliputi: (1) perencanaan pembelajaran dalam meningkatkan mutu pendidikan di SMP Al-Washliyah 30 Medan, (2) pengorganisasian  pembelajaran dalam meningkatkan mutu pendidikan SMP Al-Washliyah 30 Medan, (3) pelaksanaan rencana pembelajaran dalam meningkatkan mutu pendidikan SMP Al-Washliyah 30 Medan, (4) pengawasan pembelajaran dalam meningkatkan mutu pendidikan SMP Al-Washliyah 30 Medan.

Temuan penelitian ini adalah: (1) perencanaan pembelajaran dalam meningkatkan mutu pendidikan SMP Al-Washliyah 30 Medan, dalam merencanakan pembelajaran pihak sekolah memilih tenaga pengajar sesuai dengan jurusannya dan berpengalaman, melengkapi fasilitas sekolah, menambah buku referensi  (2) pengoganisasian pembelajaran dalam meningkatkan mutu pendidikan SMP Al-Washliyah 30 Medan, struktur organisasi sekolah dimulai dari kepala yayasan, sekretaris, kepala sekolah, komite sekolah, PKS, tata usaha, bendahara, kepala perpustakaan, wali kelas/guru/BP, dan siswa-siswi. (3) pelaksanaan rencana pembelajaran dalam meningkatkan mutu pendidikan SMP Al-Washliyah 30 Medan meliputi kegiatan pembelajaran diluar kelas, (4) pengawasan pembelajaran dalam meningkatkan mutu pendidikan SMP Al-Washliyah 30 Medan seperti mengontrol proses perencanaan program kegiatan sekolah dan mengawasi kualitas rencana program peningkatan mutu pendidikan di sekolah

 

ABSTRAK

SITI AISYAH SIANIPAR. MANAJEMEN SARANA DAN PRASARANA PENDIDIKAN MAN 1 MEDAN.

Skripsi, Medan: Fakultas Tarbiyah IAIN Sumatera Utara Medan, Medan 2012

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan didalam manajemen sarana dan prasarana pendidikan di MAN 1 Medan.

Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif yang instrumen penelitiannya adalah penelitian itu sendiri serta teknik pengumpulan data yang digunakan dengan melakukan wawancara, observasi/pengalaman kelapangan dan studi dokumentasi. Untuk keabsahan data penelitian digunakan teknik observasi terus-menerus, perpanjangan waktu dilapangan dan membandingkan hasil wawancara dengan hasil observasi.

Temuan penelitian ini menggungkapkan bahwa: 1) rencana dalam manejemen sarana dan prasarana pendidikan di MAN 1 Medan dilakukan oleh WKM II sarana dan prasarana dan dibantu oleh setiap Ka. Laboratorium dan disah kan oleh Kepala Sekolah. 2) pengorganisasian disusun oleh WKM dan dibantu oleh semua guru dan atas persetujuan Kepala Sekolah. 3) pelaksanaan manajemen sarana dan prasarana pendidikan dilakukan oleh semua pihak yang ada di MAN 1 Medan termasuk sisiwa-siswi yang ada disekolah tersebut. 4) pengawasan dilaksanakan oleh semua pihak yang ada di MAN 1 Medan yang menggunakan sarana dan prasarana pendidikan tersebut.

Simpulan dari penelitian ini adalah manajemen sarana dan prasarana pendidikan di MAN 1 Medan telah terlaksana dengan baik dan sesuai dengan Sistem Manejemen Mutu Pendidikan ISO 9001:2008 yang mereka pakai saat ini.

 

ABSTRAK

WIKA ANDRIANI, MANAJEMEN SISTEM PENGEMBANGAN TENAGA KEPENDIDIKAN DI MADRASAH ALIYAH NEGERI KISARAN KECAMATAN KISARAN TIMUR KABUPATEN ASAHAN. (2012)

 

Skripsi, Medan : Fakultas Tarbiyah IAIN Sumatera Utara Medan 2012

 

Penelitian ini mendeskripsikan Manajemen Sistem Pengembangan Tenaga Kependidikan di Madrasah Aliyah Negeri Kisaran Kecamatan Kisaran Timur Kabupaten Asahan dengan pendekatan penelitian kualitatif. Pengumpulan data penelitian diperoleh dengan teknik triangulasi melalui observasi, wawancara dan studi dokumen.

Adapun penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan: 1) Mengetahui manajemen sistem apa saja yang terjadi di Madrasah Aliyah Negeri Kisaran Kecamatan Kisaran Timur Kabupaten Asahan, 2) Mengetahui faktor penghambat pelaksanaan manajemen sistem pengembangan tenaga kependidikan di Madrasah Aliyah Negeri Kisaran Kecamatan Kisaran Timur Kabupaten Asahan, 3) Mengetahui faktor pendukung pelaksanaan manajemen system pengembangan tenaga kependidikan di Madrasah Aliyah Negeri Kisaran Kecamatan Kisaran Timur Kabupaten Asahan, 4) Mengetahui pelaksanaan manajemen sistem pengembangan tenaga kependidikan yang dilakukan di Madrsah Aliyah Negeri Kisaran Kecamatan Kisaran Timur Kabupaten Asahan.

Hasil penelitian ini mengungkapkan empat  temuan, yaitu: 1) Dalam merumuskan perencanaan pengembangan tenaga kependidikan berdasarkan analisis kebutuha. Kepala Madrasah Aliyah Negeri Kisaran Kecamatan Kisaran Timur Kabupaten Asahan juga telah melakukan manajemen sistem pengembangan tenaga kependidikan berdasarkan kriteria dan langkah-langkah dalam proses pengembangan tenaga kependidikan yaitu mulai dari perencanaan tenaga kependidikan, rekrutmen dan seleksi tenaga kependidikan, penempatan tenaga kependidikan,  pembinaan atau pengembangan tenaga kependidikan, pemberian kompensasi, penilaian tenaga kependidikan dan pemberhentian tenaga kependidikan. 2) Dalam pelaksanaan manajemen sistem pengembangan tenaga kependidikan yang menjadi faktor penghambat adalah adanya kaktor karakter yang berbeda-beda dari masing-masing tenaga kependidikan, 3) Dalam pelaksanaan manajemen sitem pengembangan tenaga kependidikan di Madrsah Aliyah Negeri Kisaran Kecamatan Kisaran Timur Kabupaten Asahan yang menjadi faktor pendukung dalam pengembangan tersebut adalah adanya orientasi kualitas yaitu peningkatan kualitas madrasah secara global, 4) Pelaksanaan manajemen sistem pengembangan tenaga kependidikan di Madrsah Aliyah Negeri Kisaran Kecamatan Kisaran Timur Kabupaten Asahan telah dilaksanakan dengan baik, karena kepala madarsah telah mengikutsertakan masing-masing tenaga kependidikan dalam kegiatan pelatihan/ pengembangan seperti, workshop, diklat seminar dan pengiriman melanjutkan S2 yang dibiayai oleh pemerintah.

 

ABSTRAK

YOGA HAMOGAON. IMPLEMENTASI MANAJEMEN MUTU ISO 9001 : 2000 PADA SEKOLAH DASAR NAMIRA TANJUNG SARI MEDAN.

Skripsi, Medan: Fakultas Tarbiyah IAIN Sumatera Utara Medan, 2012.

Penelitian ini bertujuan mengetahui perencanaan, penerapan, pengawasan dan evaluasi implementasi Manajemen Mutu ISO 9001 : 2000 PADA SEKOLAH DASAR NAMIRA TANJUNG SARI MEDAN. Sumber data dalam penelitian ini adalah Kepala sekolah, para guru, siswa, orang tua siswa, pengurus komite sekolah SEKOLAH DASAR NAMIRA TANJUNG SARI MEDAN dan pengawas pendidikan sekolah. Selain itu dipergunakan pula dokumen, meliputi hasil-hasil rapat, hasil belajar siswa, kondisi sarana prasarana. Data ini dipergunakan untuk melengkapi hasil wawancara dan pengamatan terhadap tempat dan peristiwa. Tempat dan peristiwa, peneliti memperoleh data antara lain meliputi proses belajar mengajar, proses pengambilan keputusan, rapat-rapat dewan guru, rapat-rapat pengurus komite sekolah, sosialisasi dan pengelolaan program serta proses pengelolaan kelembagaan.

Berdasarkan data lapangan dan analisis penelitian ini, ditemukan bahwa Manajemen Mutu ISO 9001 : 2000  pada Sekolah Dasar Namira TANJUNG SARI MEDAN sebagai berikut:

  1. Perencanaan dilakukan melalui perencanaan. Bentuk perencanaan meliputi: Pengaturan sumber daya, pengaturan sumber dana, pengembangan kurikulum dan pembinaan personil sekolah.
  2. Pengorganisasian dilaksanakan dengan proses perincian seluruh pekerjaan yang harus dilaksanakan setiap personil sekolah dalam mencapai tujuan organisasi.
  3. Pelaksanaan belum sepenuhnya mengikuti tahapan pelaksanaan pedoman umum pelaksanaan. Konsep dan tujuan kebijakan MANAJEMEN MUTU ISO 9001 : 2000  belum dipahami secara utuh oleh pelaku kebijakan sebagai akibat dari pelaksanaan sosialisasi kebijakan yang masih temporer dan kurangnya komunikasi dan koordinasi di antara pelaku kebijakan.
  4. Pengawasan meliputi  tiga tahapan pengawasan, yaitu: Pengawasan pendahuluan, pengawasan yang dilakukan bersama dengan pelaksanaan kegiatan dan pengawasan umpan balik untuk mengukur hasil-hasil dari suatu kegiatan yang telah diselesaikan. Proses pengawasan yang dilakukan antara lain: Penetapan standar kegiatan, penentuan pengukuran kegiatan, pengukuran pelaksanaan kegiatan nyata, membandingkan pelaksanaan kegiatan dengan standar dan penganalisaan penyimpangan-penyimpangan, mengambil tindakan pengoreksian bila dianggap perlu.
  5. Evaluasi dilakukan dengan memperhatikan faktor-faktor pendukung dan penghambat jalannya proses implementasi manajemen.

 

Disarankan agar penerapan Sistem Manajemen Mutu di sebuah lembaga pendidikan sangatlah berarti demi memajukan kualitas dan kuantitas pada sebuah sekolah yang menerapkannya. Hasil yang akan dirasakan dalam pelaksanaannya tidak dituai dalam waktu singkat, namun akan memerlukan tahapan-tahapan yang akan menghasilkan proses yang tertata dengan mengedepankan perbaikan terus menerus.

 

 

ABSTRAK

Suherman, Pelaksanaan Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Motivasi Kerja Guru di Madrasah Aliyah Swasta Ibadurrahman Stabat

Skripsi, Medan: Fakultas Tarbiyah IAIN Sumatera Utara Medan, Medan 2012

 

Penelitian ini mendeskripsikan Pelaksanaan Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Motivasi Kerja Guru di Madrasah Aliyah Swasta Ibadurrahman Stabat

dengan pendekatan penelitian kualitatif. Pengumpulan data penelitian diperoleh dengan teknik triangulasi melalui observasi, wawancara dan studi dokumen.

Adapun tujuan penelitian ini untuk mengungkapkan; 1. Pelaksanaan Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Meningkatkan Motivasi Kerja Guru di Madrasah Aliyah Swasta Ibadurrahman Stabat.

Hasil penelitian mengungkapkan temuan, yaitu: Pelaksanaan kepemimpinan kepala sekolah sudah dilaksanakan dengan baik sehingga para guru Madrasah Aliyah Swasta Ibadurrahman Stabat lebih semangat mengajar dalam menjalankan tugas-tugas yang diberikan oleh kepala sekolah baik dalam mengajar dan tugas-tugasnya. Serta kelengkapan sarana dan prasarana yng menunjang untuk memberi kesempatan para guru Madrasah Aliyah Swasta Ibadurrahman Stabat. Gaji poko dan uang tunjangan diberikan setiap akhir bulan kepada tenaga pengajar.

Medan, 07 Oktober 2012

 

ABSTRAK

Sunarti Wardani, Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah Dalam Meningkatkan Kinerja Guru Di Madrasah Aliyah Negeri 1 Medan

 

Skripsi, Medan : Fakultas Tarbiyah IAIN Sumatera Utara Medan 2012

 

Penelitian ini mendeskripsikan Implementasi Manajemen Berbasis Sekolah Dalam Meningkatkan Kinerja Guru Di Madrasah Aliyah Negeri 1 Medan dengan pendekatan penelitian kualitatif. Pengumpulan data penelitian diperoleh dengan teknik triangulasi melalui observasi, wawancara dan studi dokumen.

Adapun tujuan penelitian ini untuk mengungkapkan: 1. Perencanaan Berbasis Sekolah  di Madrasah Aliyah Negeri 1 Medan dalam meningkatkan kinerja guru, 2. Pelaksanaan Rencana Berbasis Sekolah  dalam meningkatkan kinerja guru di Madrasah Aliyah Negeri 1 Medan, 3. Pengawasan Rencana Berbasis Sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di Madrasah Aliyah Negeri 1 Medan.

Hasil penelitian ini mengungkapkan temuan: 1. Perencanaan Berbasis Sekolah  di Madrasah Aliyah Negeri 1 Medan dalam meningkatkan kinerja guru di Madrasah Aliyah Negeri 1 Medan direncanakan berdasarkan analisis kebutuhan dan dalam membuat perencanaannya MAN 1 Medan memiliki ahli khusus yang diberi nama WKM Litbang, 2. Pelaksanaan Rencana Berbasis Sekolah  dalam meningkatkan kinerja guru di Madrasah Aliyah Negeri 1 Medan. Dalam pelaksanaannya kepala sekolah bekerjasama dengan para wakil kepala madrasah, pengawas dan komite madrasah dalam merealisasikan rencana yang telah ditetapkan dan kepala sekolah juga melibatkan para guru juga staf dalam mencapai tujuan rencana tersebut selain itu berbagai pelaksanaan kegiatan yang dilakukan dalam meningkatkan kinerja guru salah satunya kelengkapan sarana dan prasarana yang diberikan kepada guru dalam prosesbelajar mengajar, 3. Pengawasan Rencana Berbasis Sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di Madrasah Aliyah Negeri 1 Medan. Dalam kegiatan pengawasan kepala Madrasah berupaya menjalankan fungsi manajemen yaitu pengawasan, salah satunya kepala madrasah melakukan kunjungan kelas secara mendadak ketika guru melakukan pembelajaran.

 

 

ABSTRAK

Muhammad Hilal, Perencanaan Strategis dalam Peningkatan Mutu Pendidikan Di Madrasah Aliyah Negeri 1 Medan

Skripsi, Medan: Fakultas Tarbiyah IAIN Sumatera Utara Medan, Medan 2012

 

Penelitian ini mendeskripsikan Perencanaan Strategis dalam Peningkatan Mutu Pendidikan Di Madrasah Aliyah Negeri 1 Medan dengan pendekatan penelitian kualitatif. Pengumpulan data penelitian dilakukan dengan teknik triangulasi data melalui observasi, wawancara dan studi dokumen.

 

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan: 1. Bagaimana penyusunan perencanaan strategis peningkatan mutu pendidikan di MAN 1 Medan, 2. Bagaimana pelaksanaan dari perencanaan strategis peningkatan mutu pendidikan yang telah disusun di MAN 1 Medan, dan 3. Bagaimana proses pada tahap evaluasi dari proses penyusunan dan pelaksanaan dari perencanaan strategis peningkatan mutu pendidikan di MAN 1 Medan.

Hasil penelitian ini mengungkapkan temuan sebagai berikut: 1. Penyusunan perencanaan strategis di MAN 1 Medan melibatkan semua pihak dan keputusan diambil berdasarkan hasil laporan sekolah yang dilaporkan oleh tiap-tiap WKM dibidangnya masing-masing saat rapat dan jajak pendapat antara tiap pihak yang terlibat dan keputusan diambil dari musyawarah seluruh pihak, 2. Pelaksanaan perencanaan strategis MAN 1 Medan juga harus menyesuaikan dengan Kalender Pendidikan Agama Sumatera Utara yang ada agar tidak terjadi tumpang tindih kegiatan Madrasah dan hukuman yang diberikan kepada pihak yang tidak menjalankan perencanaan seperti pengurangan nilai dan teguran untuk guru serta penundaan kenaikan pangkat dan ada juga reward yang diberikan untuk guru yang menjalankan dengan loyalitas serta disiplin seperti penghargaan guru terbaik, 3. Evaluasi perencanaan strategis dilakukan yaitu pada saat rapat baik itu saat menjalankan atau pada rapat tahunan untuk membuat perencanaan yang baru di Tahun Ajaran Baru. Jika dalam saat menjalankan perencanaan tersebut mendapatkan kendala atau hasil yang tidak maksimal maka rencana strategis itu akan dievaluasi dan dicarikan solusinya melalui rapat kembali.

 

 

Abstrak bahasa inggris

ABSTRACT

THE CORRELATION BETWEEN INTERNET USAGE AND THE STUDENTS’ INTEREST IN LEARNING ENGLISH ON THE STUDENTS AT SENIOR HIGH SCHOOL PERGURUAN ISLAM AL-ULUM TERPADU MEDAN

ADE RAHMAH NASUTION

340826531

Last Updated (Wednesday, 13 February 2013 01:21)

Read more...

 

Kelulusan PLPG

Downnload KAMUS LIMAKA

Kamus LIMAKA merupakan program freeware yang berisi lima kamus dalam satu paket, dapat langsung digunakan dalam sekali install. Kamus LIMAKA adalah program kompilasi berisi:

1. Kamus Bahasa Indonesia (1844 halaman) penerbit Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional tahun 2008, Pemimpin Redaksi Dendy Sugono. File Pdf
2. Tesaurus Bahasa Indonesia (568 halaman) penerbit Pusat Bahasa Departemen Pendidikan Nasional tahun 2008, Pemimpin Redaksi Dendy Sugono (Tesaurus dibedakan dari kamus. Di dalam kamus dapat dicari informasi tentang makna kata, sedangkan di dalam tesaurus dapat dicari kata yang akan digunakan untuk mengungkapkan gagasan pengguna. Dengan demikian, tesaurus dapat membantu penggunanya dalam mengungkapkan atau mengekspresikan gagasan sesuai dengan apa yang dimaksud ) File Pdf
3. Kamus Akronim dan Singkatan (151 halaman). File Pdf
4. Kamus Ilmiah Nama Tumbuhan, file chm
5. Kamus ilmiah Istilah Sain, file chm

Setelah selesai anda download program ini perlu diinstall ikuti petunjuk, klik next sampai finish selanjutnya jalankan klik start > all program > KAMUS LIMAKA>pilih kamus yg akan dibuka .…… untuk mengambil file silakan klik Disini untuk Download

 

 

 

 

DownLoad Kalkulator Konversi v.1.0
Kalkulator Konversi v.1.0 adalah freeware sangat baik untuk program bantu belajar, semuanya berisi :

1. Konversi energi seperti dalam satuan kalori, watt/jam, erg,joule, electron volt dan BTU

2. Konversi volume seperti dalam satuan liter, galon, kaki kubik, meter kubik dan centimeter kubik

3.Konversi Temperatur seperti dalam satuan celcius, fahrenheit, kalvin dan rankine

4.Konversi Daya seperti dalam satuan dyne, gram force,poundal,joule/cm

5.Konversi Tekanan seperti dalam satuan atm, bar, kg/cm2,k Pascal dll

6.Konversi Panjang seperti dalam satuan km, inchi, mile, yard, kaki dll

7.Konversi massa seperti dalam satuan ton, kg, ons, gram,pound dll

8.Konversi Luas seperti dalam satuan m2, m2, are, hektar, mile2,dll

setelah selesai anda download program ini perlu diinstall ikuti petunjuk, klik next sampai finish selanjutnya jalankan klik start > all program > kalkulator konversi…kapasitas file download hanya 429 kb untuk mengambil file download Disini

 

 

 

Filosofi Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif

Setiap kegiatan penelitian sejak awal sudah harus ditentukan dengan jelas pendekatan/desain penelitian apa yang akan diterapkan, hal ini dimaksudkan agar penelitian tersebut dapat benar-benar mempunyai landasan kokoh dilihat dari sudut metodologi penelitian, disamping pemahaman hasil penelitian yang akan lebih proporsional apabila pembaca mengetahui pendekatan yang diterapkan.
Obyek dan masalah penelitian memang mempengaruhi pertimbangan-pertimbangan mengenai pendekatan, desain ataupun metode penelitian yang akan diterapkan. Tidak semua obyek dan masalah penelitian bisa didekati dengan pendekatan tunggal, sehingga diperlukan pemahaman pendekatan lain yang berbeda agar begitu obyek dan masalah yang akan diteliti tidak pas atau kurang sempurna dengan satu pendekatan maka pendekatan lain dapat digunakan, atau bahkan mungkin menggabungkannya.
Secara umum pendekatan penelitian atau sering juga disebut paradigma penelitian yang cukup dominan adalah paradigma penelitian kuantitatif dan penelitian kualitatif. Dari segi peristilahan para akhli nampak menggunakan istilah atau penamaan yang berbeda-beda meskipun mengacu pada hal yang sama, untuk itu guna menghindari kekaburan dalam memahami kedua pendekatan ini, berikut akan dikemukakan penamaan yang dipakai para akhli dalam penyebutan kedua istilah tersebut

 

Last Updated (Friday, 15 June 2012 14:22)

Read more...

 

Penjaminan Mutu

I. Latar Belakang Penjaminan Mutu Perguruan Tinggi
Penjaminan mutu perguruan tinggi adalah proses perencanaan, pemenuhan, pengendalian,
dan pengembangan standar pendidikan tinggi secara konsisten dan berkelanjutan, sehingga pemangku
kepentingan (stakeholders) internal dan eksternal perguruan tinggi, yaitu mahasiswa, dosen, karyawan, masyarakat,
dunia usaha, asosiasi profesi, pemerintah memperoleh kepuasan atas kinerja dan keluaran perguruan tinggi.
Tujuan penjaminan mutu perguruan tinggi adalah terjaminnya mutu penyelenggaraan pendidikan tinggi baik
pada masukan, proses, maupun keluaran berdasarkan peraturan perundang-undangan, nilai dasar, visi, dan
misi perguruan tinggi. Kegiatan penjaminan mutu ini merupakan perwujudan akuntabilitas dan transparansi
perguruan tinggi.
Kewajiban perguruan tinggi melaksanakan penjaminan mutu dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi, diatur
dalam peraturan perundang-undangan yaitu:
a. Undang-Undang No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Pasal 51 ayat (2) yang pada dasarnya mengatur bahwa pengelolaan satuan pendidikan tinggi dilaksanakan
berdasarkan prinsip otonomi, akuntabilitas, jaminan mutu, dan evaluasi yang transparan;
b. Peraturan Pemerintah No. 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan.
Pasal 91 ayat (1), ayat (2), ayat (3) PP No. 19 tahun 2005 yang mengatur bahwa setiap perguruan tinggi wajib
melakukan penjaminan mutu pendidikan sebagai pertanggungjawaban kepada stakeholders, dengan
tujuan untuk memenuhi atau melampaui Standar Nasional Pendidikan, yang dilakukan secara bertahap,
sistematis, dan terencana dalam suatu program penjaminan mutu yang memiliki target dan kerangka
waktu yang jelas.

c. Peraturan Pemerintah No. 17 tahun 2010 tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan.
Pasal 96 ayat (7) PP No. 17 tahun 2010 yang mengatur bahwa perguruan tinggi melakukan program
penjaminan mutu secara internal, sedangkan penjaminan mutu eksternal dilakukan secara berkala
oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BANPT) atau lembaga mandiri lain yang diberi kewenangan
oleh Menteri.

Read more...

 

ABSTRAK

Last Updated (Sunday, 27 November 2011 23:17)

Read more...

 
More Articles...
Polls
Bagaimana pendapat anda dengan kompetensi para dosen di Fak. Tarbiyah?
 

Baca Alquran Online

Books in English

UPM MP3 Player
PENELITIAN DOSEN